Tampilkan postingan dengan label Aquascape. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aquascape. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Mei 2012

Material dan Panduan Aquascaping untuk Pemula



Peralatan Wajib Aquascape
  1. Aquarium
  2. Filter
  3. Lampu
  4. Substrate
Jika Ada Lebih dan Mendapatkan Hasil Yang Lebih Advance
  1. CO2 : tabung / DIY, Diffuser atau reactor, selang CO2, bubble counter
  2. Pupuk : pupuk dasar dan/atau pupuk cair
  3. Lampu highlight dengan spectrum cahaya yang cocok
  4. Timer listrik
  5. Pendingin (fan / chiller)
Untuk Hasil yang Lebih Optimal atau Aquarium High Tech
  1. Filter / powerhead tambahan dengan media yang lebih advanced
  2. pH controller
  3. Solenoid needle valve regulator untuk CO2
  4. Pupuk dasar dan pupuk cair sudah suatu keharusan, lebih keren lagi kalo menggunakan auto dosing pump
  5. Sumber air yang soft, misalnya Reverse Osmosis filtration kecuali memang sudah punya air hibahan surga
  6. Sudah pasti Chiller, atau malah heater....

Pembahasan Lebih Detail
  1. Aquarium
    Aquarium untuk aquascape memerlukan spesifikasi yang lebih "advanced" dibandingkan dengan untuk memelihara ikan biasa. Contohnya : kaca yang digunakan harus lebih tebal, pengeleman harus lebih rapi dan kuat, dan lainnya.

    Mengapa ?
    Karena isinya BERAT BANGET, selain pasir silica/soil yang digunakan, pemain aquascape biasanya juga menambahkan batu dan kayu yang beratnya bisa mencapai puluhan kilogram. Tentunya karena ini tekanan terhadap aquarium yang digunakan menjadi lebih besar.
    Ada kalkulator khusus untuk menghitung tingkat keamanan aquarium. Link nya akan saya posting belakangan. Jadi, jangan sampai udah buat aquascape cape-cape, eh pas udah mau jadi malah jebol karena tidak kuat menahan tekanannya.

    Buatlah aquarium dengan volume paling besar yang dapat dibeli dengan budget anda. Ada keuntungan yang didapatkan dengan memiliki aquarium besar, seperti : ekosistem yang stabil lebih cepat terbentuk, juga irit biaya : karena pada nantinya, pasti aquascaper akan menginginkan aquarium yang lebih besar. Jadi daripada beli 2 kali, mendingan beli yang gede aja sekalian.

  2. Filter
    Sebelumnya (baca: Sirkulasi Nitrogen). Filter adalah kunci utama kejernihan aquarium dan kestabilan ekosistem di dalam aquarium kita.

    FUNGSI FILTER 
    1. Filter Mekanis
      Hampir semua jenis filter yang digunakan berfungsi sebagai filter mekanis, yakni bertujuan untuk menyaring atau menangkap kotoran-kotoran yang mengalir melalui media filter. Semakin 'rapat' media filter, misalnya filter wool, semakin banyak kotoran yang dapat disaring, termasuk kotoran yang berbentuk halus. Namun konsekuensinya, media filter tersebut cepat tersumbat (ditandai dengan semakin perlahannya arus air). Jadi, media filter harus dibersihkan secara teratur agar fungsi filter tetap bekerja dengan baik.
    2. Filter Biologis
      Dengan filter biologis berarti kita menyediakan tempat bagi pertumbuhan bakteri untuk mengurai amonia dan nitrit yang berbahaya bagi kehidupan ikan menjadi nitrat yang lebih tidak berbahaya. Bakteri pengurai tersebut sebenarnya juga tumbuh di dalam aquarium, seperti di pasir, batu-batuan, dan bahkan tanaman air. Akan tetapi jumlah ini tidak cukup untuk mengurai amonia dan ditrit yang terbentuk di dalam aquarium. Oleh karena itu harus disediakan tempat yang lebih besar bagi pertumbuhannya, yakni di dalam media filter.
      Mengingat bakteri pengurai tersebut membutuhkan banyak oksigen untuk kehidupan dan pertumbuhannya, maka tersedianya oksigen sepanjang waktu adalah mutlak. Hal ini dapat tercapai bila :
      • Arus air yang melalui media filter cukup kuat, sehingga oksigen dapat berjumlah banyak.
      • Menggunakan media filter yang banyak rongga dan tidak cepat tersumbat, misalnya bioball
    3. Filter Kimiawi
      Filter ini fungsi utamanya bukan untuk menyaring kotoran, tetapi untuk membuat kualitas air aquarium menjadi seperti yang kita inginkan.
      Contoh media filter kimiawi :
      • Karbon aktif
      • Peat (humus)
      • Ion Exchange Resin (IER)
      • Reverse Osmosis
      • Ultra Violet
      • Manganese Green Sand
      • Pasir Aktif
      • Zeolit
      • Dan lainnya

  3. Lampu
    Sebagaimana di alam, tanaman membutuhkan sumber cahaya untuk tumbuh. Di dalam sebuah setup aquascape, lampu digunakan sebagai sumber cahaya yang lebih terkendali dibandingkan dengan matahari di alam aslinya.
    Cahaya dibutuhkan tanaman untuk berfotosintesa, sebuah proses yang vital, yang membuat tanaman membuat energi yang kemudian disimpan dan digunakan untuk tumbuh. tanpa cahaya yang cukup, proses fotosintesa akan melemah dan kesehatan tanaman berkurang. Dengan menyediakan cahaya yang cukup, dikombinasikan dengan faktor-faktor lingkungan lainnya, tanaman dapat melakukan proses ini di taraf yang optimal.
    Pembahasan lebih detail mengenai pencahayaan. (Baca: Pencahayaan Pada Aquascape)

  4. Substrate
    Tanaman menggunakan substrate bukan hanya untuk tempat untuk berakar, tetapi juga sebagai sumber nutrisi, dan untuk beberapa tanaman, adalah tempat untuk bereproduksi. Kesulitan yang ditemui saat bercocok tanam seringkali disebabkan oleh ketidak cocokan substrate.
    Pasir / kerikil bersih dan bersifat inert (tidak menimbulkan reaksi kimia) dapat membuat media yang cukup baik bagi tanaman untuk tumbuh. Ukuran substrate yang salah dapat mengakibatkan masalah pada pertumbuhan tanaman. Ukuran partikel yang terlalu besar dapat melepaskan pupuk yang sudah kita berikan di dalamnya. Bila substrate terlalu halus, dapat memadat dan memberhentikan pergerakan oksigen dan nutrisi, yang mengakibatkan kerusakan pada struktur akar. Ukuran substrate yang cocok bagi aquarium adalah 1-3mm dan bentuknya membulat.
    Ketebalan substrate juga berbeda bagi setiap jenis tanaman. Spesies seperti Echinodorus dan beberapa jenis Cryptocoryne, membutuhkan substrate yang cukup dalam untuk memberikan keleluasaan bagi pertumbuhan akar. Lebih lengkap tentang substtrate (Baca: Apa Itu Substrate)

    Catatan Tambahan

    Fotosintesa dan kaitannya dengan CO2, Nutrisi, dan Lampu

    Fungsi unik yang dimiliki oleh tumbuhan adalah kemampuannya untuk mengambil energi dari cahaya, CO2, dan air, menggunakan proses yang disebut fotosintesa. 

    Sel-sel fotosintesa yang berada di serat daun dan batang mengandung pigmen-pigmen yang menjerat energi cahaya untuk memecah struktur molekul air (H2O) menjadi hidrogen dan oksigen. Hidrogen kemudian mengikat carbon dioxida (CO2) dan oksigen (O2) untuk membentuk glukosa (zat gula) sebagai sumber penting dari energi. Oksigen yang merupakan sisa dari pembakaran ini, kemudian dilepas ke dalam air, di mana kemudian digunakan oleh bakteri dan hewan lain, atau kemudian dilepaskan ke permukaan air. Hasil dari fotosintesa ini kemudian disimpan di berbagai bagian dari tanaman, seperti di akar bagian atas. Beberapa tanaman dapat menempatkan zat ini dalam jumlah yang besar di struktur akar yang berbeda. Contohnya, banana plant (Nymphoids aquatica) yang menghasilkan beberapa akar yang berbentuk "pisang" untuk menyimpan zat ini dan nutrisi lainnya. Banyak tanaman yang menyimpan glukosa dan nutrisi ini di rhizomes, bulbs, dan tubers untuk kemudian dapat disalurkan kembali ke bagian-bagian tanaman lain bila dibutuhkan.

    Sumber
    http://forum.indoaquascape.com/showthread.php/502-Materials-and-Guide-in-Aquascaping-for-newbie

    Penulis
    Adrideh

Rabu, 30 Mei 2012

4 Faktor Utama Dalam Keseimbangan Aquascape


Keseimbangan Aquascape

Keseimbangan merupakan kata kunci pada setiap tank, dalam hal ini, pada ekosistem tertutup yang terjadi pada sebuah planted tank, atau pun aquascape. Untuk membuat sebuah keseimbangan yang tepat, dibutuhkan waktu yang cukup lama. Sehingga, dapat dikatakan cukup banyak yang menyerah dalam membuat atau pun mempertahankan sebuah keseimbangan.

Keseimbangan di sini, terbagi menjadi dua aliran, yakni low tech (yang merupakan hasil adaptasi dari konsep yang dikembangkan oleh Diana Walstad) dan high tech (berisikan peralatan yang lengkap). Kedua aliran tersebut membutuhkan sebuah keseimbangan yang pas, baik secara ekosistem, maupun 'suntikan' CO2, nutrient, atau pun lighting yang seimbang.

Ya, dalam keseimbangan di sini, dipengaruhi oleh 3 faktor, yaitu:
  1. Lighting
  2. CO2
  3. Nutrient
  4. Filtration & Water Flow Rate
Ketiga faktor utama di atas, memiliki perannya masing-masing dalam menunjang sebuah ekosistem, baik itu secara langsung, maupun tidak langsung. Mengapa tidak langsung? Karena setiap faktor memiliki peranannya tersendiri yang secara otomatis membantu terbentuknya ekosistem itu sendiri, dimulai dari pembentukan bakteri, hingga terjadinya proses reduksi.

Kembali pada point utama mengenai keseimbangan, ketiga faktor tersebut harus dapat diseimbangkan antara satu dengan yang lainnya, misalnya : apabila anda menginginkan kecepatan yang signifikan untuk pertumbuhan tanaman, maka ketiga faktor tersebut harus diberikan dalam kuantitas dan kadar yang tinggi, dan begitu juga sebaliknya. Mengapa demikian? karena, apabila terjadi ketidakseimbangan, maka akan terjadi algae bloom, yang mana, mungkin akan mengganggu proses fotosintesis, atau pun hal lainnya yang dapat mengganggu ekosistem.

Lalu, mengenai faktor tambahan, yakni Filter dan arus air. 
Filter sangatlah berperan untuk membantu terbentuknya koloni bakteri yang sangat berperan dalam terbentuknya ekosistem, sedangkan arus air digunakan untuk membantu pertumbuhan akar yang lebih kuat, proses pelarutan CO2 serta pemerataan CO2 ke seluruh bagian tank, pemerataan nutrisi baik yang diberikan secara langsung, atau pun yang terbentuk dari hasil proses nitrifikasi atau pun reduksi, serta pembentukan surface aggitation yang mencegah terbentuknya koloni bakteri yang berupa lapisan protein, sehingga memperlancar terjadinya proses pertukaran udara dalam air.

Untuk mencapai sebuah keseimbangan pada sebuah tank, diperlukan trial & error hingga berhasil. Semua rumus atau pun aturan, dibuat hanya untuk dijadikan tolak ukur saja, bukan aturan permanen yang harus ditepati dan dipatuhi. Tapi bukan berarti anda dapat terus menerus melanggar atau pun mengubah konsep atau aturan yang ada, karena setiap tanaman, ekosistem, dll, pasti ada batasnya.

Suhu / Temperatur


Walaupun terlihat sepele, namun tidaklah demikian. Temperatur sangat berperan penting dalam aquascape, terutama pengaruh pada tanaman dan bacteria cycle. Pada suhu rendah <25 C, CO2 lebih mudah larut, namun sebaliknya, NH3 cenderung mengendap di dasar yang dapat mengakibatkan berbagai macam algae, sedangkan pada suhu tinggi >28 C, O2 lebih mudah larut, NH3 dapat cycling dengan sempurna oleh bakteri, namun tanaman memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi. Sehingga dibutuhkan faktor pendukung yang lebih.

Lalu, bagaimana agar bisa saling bekerjasama? beberapa merk termometer, menandai produk mereka bahwa 26-28 C merupakan suhu yang ideal, hal tersebut dapat dikatakan benar adanya, karena selain tanaman dapat tumbuh dengan optimal, keseluruhan ekosistem pun tidak terganggu. 

Sumber
http://forum.indoaquascape.com/showthread.php/2414-The-Balance

Penulis
Mas Brai

Minggu, 27 Mei 2012

Kamus Aquascape

kamus aquascape

DAFTAR ISTILAH YANG SERING DIGUNAKAN DALAM AQUASCAPE

Singkatan-singkatan dan istilah dalam aquascape tentu wajib kita pahami, terlebih jika kita adalah seorang pemula. Berikut adalah daftar yang bisa kami list sampai saat ini.


A
AC - alternate curent. Arus listrik bolak balik
Aerator - Alat yang berfungsi untuk memompakan udara ke dalam akuarium
Air Stone - Alat yang digunakan untuk memecah udara menjadi gelembung kecil dalam air dari aerator bisa berbahan dasar batu ataupun kayu
Aquascape - Hasil (Object) dari kegiatan Aquascaping
Aquascaper - Actor atau orang yang melakukan kegiatan Aquascaping
Aquascaping - Karena ada akhiran ing maka istilah ini menunjukan kegiatan atau nama hobby menghias akuarium/kolam/segala sesuatu yang berhubungan dengan air. Sama seperti Camping, Aeromodelling, Scalemodelling, Hiking, Climbing dll dll 

B
Background - Bagian belakang aquascape (tergantung sudut pandang Aquascaper mana yang dianggap depan)
BBA- Black Beared Algae
BGA - Blue Green Alage. Bentuk simbiosis algae dengan cyanobakteria dengan ciri-ciri warna biru kehijauan, biasanya tumbuh di atas substrat. Musnahkan dengan penggunaan antibiotik.

C
Chiller - Alat untuk mendinginkan air pada aquarium
CO2 Diffuser - Alat yang berfungsi untuk memecah gas CO2 menjadi gelembung-gelembung yang sangat kecil dengan tujuan untuk mempeluas permukaan gas CO2 dengan air. Dengan cara ini diharapkan semakin banyak gas CO2 yang akan terserap oleh air.
CO2 Generator - Penghasil gas CO2
CO2 Reactor - Alat yang berfungsi untuk mereaksikan(mencampur) gas CO2 dengan air
CRI - Color Rendering Index. Menandakan spektrum warna cahaya. Nilai antara 0 sampai 100. nilai 100 berarti sama dengan matahari
CRS - Crystal Red Shrimp sama seperti RCS hanya warnanya belang merah dan putih

D
DC - direct curent, adalah arus listrik satu arah (biasanya menggunakan adaptor)
DIY - Do It Yourself. Membuat sendiri peralatan atau sesuatu contoh DIY filter berarti filter buatan sendiri

E
Emersed - keadaan tumbuh daun darat pada tanaman air, ketika daun sudah mencapai permukaan air (bila di tanam setengah darat)

F
Filter - Alat untuk menyaring kotoran dari aquarium

Foreground - Bagian depan aquascape (tergantung sudut pandang Aquascaper mana yang dianggap depan)

G
GH - General Hardness. Jumlah calcium dan magnesium tiap volume air
GSA - Green Spot Algae. Algae berbentuk seperti titik berwarna hijau dan sangat keras
GW- Green Water. Air yang hijau disebabkan oleh algae yang berbentuk seperti gel yang melayang2 di dalam air

H
HC - Hermiantus callitrichoides (Cuba) jenis tanaman biasa digunakan untuk Foreground
Heater - Alat untuk menghangatkan air pada aquarium
HG - Hair Grass jenis tanaman biasanya dari keluarga Eleocharis. Bisa digunakan untuk forreground,Midground dan background tergantung species, ukuran Aquascape dan yang terpenting selera aquascaper
HLD - High Light Disease, selalu merasa lampu aquariumnya kurang padahal yang sudah ada sudah sangat berlebihan sehingga menimbulkan masalah atau over maintenance

I
iwagumi - gaya aquascaping dari jepang biasanya fokus pada penataan landscape batu, jenis tanaman sedikit

K
Kelvin - derajat panas. Pada lampu derajat panas ini menandakan cahaya yang dihasilkan pada benda hitam (kurang tahu carbon atau besi) pada suhu kelvin tersebut menghasilkan cahaya seperti apa
KH - dalam bahasa Jerman Karbonate Haerte (sumber-http-//www.wikipedia.org) dalam bahasa Inggris Carbonate Hardness. Jumlah kadar CaCO3 dalam air

L
Laterite - Tanah merah
LFS - Local Fish Store. Toko yang menjual ikan
Lumens - Satuan kekuatan cahaya

M
Makro elemen - Elemen sebagai nutrisi yang diperlukan tanaman dalam jumlah yang cukup banyak. Antara lain meliputi C, N, P, K, S
MH - Metal Halide lampu khusus yang biasa digunakan untuk lampu penerangan pada papan iklan di pinggir jalan. Lampu ini menghasilkan listrik dan kekuatan cahaya yang kuat
Mikro elemen - Elemen sebagai nutrisi yang diperlukan tanaman dalam jumlah yang relatif sedikit. Antara lain meliputi Mg, Ca, Fe, Cu, Mn, Mo, Zn, B
MTS - Multi Tank Syndrome
gejala udah kecanduan aquascaping, ditandai dengan mempunyai lebih dari 1 aquascape. selalu terdorong untuk membuat dan membuat lagi -mrgreen-

MH - Bisa juga Marsilea hirsuta tanaman yang biasa dibuat untuk foreground

Midground - Bagian tengah aquascape (tergantung sudut pandang Aquascaper mana yang dianggap depan)

O
Over Flow filter - adalah sebuah filter yang menggunakan prinsip bejana berhubungan, prinsip overflow adalah batas ketinggian minimal air yang di inginkan dan apabila melebihi batas minimal, maka air akan mengalir menuju sump

P
Peat - biasanya pada aquascape mnunjukan media tanam tanah gambut yang berasal dari pembusukan tanaman biasanya moss. Peat moss juga bisa digunakan untuk menurunkan PK (membuat menjadi asam) air dan melunakan air
Peat Moss - Peat yang berasal dari tanaman yang disebut Spaghnum moss
pH - Potential Hydrogen. Parameter tingkat keasaman. Keasaman disini bukan berarti rasa asam (dalam bahasa Inggris Sour)tetapi jumlah ion Hidrogen (dalam bahasa Inggris Acid).Nilai 7 menandakan netral. Diatas 7 menandakan menuju ke arah basa (Alkaline) dibawah 7 menandakan kearah asam (Acid)
PMDD - Poor Man's Dosing Drop adalah istilah dari pupuk buatan. Resep dari pupuk ini banyak sekali. Mengapa diberi nama PMDD karena harga pupuk mahal sehingga para aquascaper mencoba untuk meracik pupuk murah yang dapat dipakai oleh mereka
Power Head - Pompa yang digunakan untuk memompa air

R
Rossete Plant - Tanaman yang memiliki batang pendek bahkan tidak memiliki batang sama sekali seperti keluarga Valisneria dan Echinodorus. Pangkal daun dengan akar berada dalam posisi yang dekat
RCS - Red Chery Shrimp adalah udang kecil yang biasa digunakan untuk mengontrol algae yang mempunyai warna merah
RO - Reverse Orsmosis. Proses pembalikan proses osmosis dimana air dilewatkan ke membran dengan bantuan tekanan air. Air yang dihasilkan biasa disebut air RO. air RO ini sangat soft.

S
SAE - Siamese Algae Eater (Crossocheilus siamensis) sejenis Ikan pemakan algae
Spaghnum - sama seperti peat moss (nama sebutan lain)
Stem Plant - Tanaman yang memiliki batang panjang seperti keluarga Bacopa, Higrophylla dll
Substrate - pada Aquascaping istilah ini menunjukan pada media tanam
Submersed - keadaan tanaman air untuk tumbuh daun air kembali (adaptasi dari daun darat menjadi daun air)
Sump - adalah box penampungan air yang terletak di bawah aqua untuk proses penyaringan dan sekaligus perkembangbiakan bakteri pengurai.

T
Thread Algae - Algae berbentuk seperti benang, warna hijau
TMG - Tropica Master Grow, adalah pupuk cair yang di keluarkan oleh pihak tropica www.tropica.com

W
WC - Water Change. Ganti air

ZAT / KANDUNGAN

B - Boron 
C - Carbon 
Ca - Calcium / Kalsium
Cu - Cuprum / Copper / Tembaga
 
CO2 - Carbon Dioksida 
C6H12O6 - Glucose / Glukosa (hasil fotosintesis)
Fe - Ferrum / Zat Besi
K - Kalium / Potassium 
Mg - Magnesium 
Mn
 - Manganese
Mo - Molybdenum
N - Nitrogen
NaCl - Garam Dapur 
O2 - Oksigen 
P - Phosphorus / Fosfor 
S - Sulfur / Belerang
Zn - Zinc

Jika anda ingin berpartispasi untuk melengkapi kamus ini, silahkan tinggalkan istilah dan deskripsi di kolom komentar atau jika ada istilah yang anda kurang ketahui tinggalkan juga di kolom komentar


Source Utama
http://forum.indoaquascape.com/showthread.php/101-Singkatan-singkatan-Istilah-Aquascaping
Penulis
SuperWen (Wendy Kurniawan)